5 Kebiasaan Sepele yang Dapat Menyebabkan Rambut Rontok Pada Wanita

17 hours ago 16

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, biasanya wanita sangat menyukai untuk menata rambut dengan gaya yang berbeda-beda. Namun, menata rambut dengan cara yang tidak tepat bisa menyebabkan masalah pada rambut. Apalagi, ketika beraktivitas seharian, rambut menjadi kotor dan mudah rontok. Masalah rambut rontok seringkali dialami oleh wanita. Itulah sebabnya, penting bagi kita untuk selalu menjaga kesehatan rambut agar tidak mudah rontok. 

Dilansir dari uclahealth.org, banyak faktor yang dapat mempengaruhi masalah rambut rontok pada wanita, seperti genetik, kondisi kesehatan tertentu, dan perubahan hormonal. Selain itu, wanita rentan mengalami kerontokan pada rambut ketika mengalami perubahan hormon yang disebabkan oleh kehamilan atau menopause.

Meskipun faktor yang menyebabkan kerontokan pada rambut berasal dari internal, tak jarang faktor eksternal seperti kebiasaan buruk juga dapat menyebabkan rambut menjadi sering rontok. Sahabat Fimela dapat menghentikan kebiasaan ini dengan mengubah rutinitas selama perawatan rambut. Lalu, apa saja kebiasaan buruk yang menyebabkan rambut menjadi rontok? Berikut panduan untuk mencegah rambut rontok pada wanita.

Rutinitas yang Dapat Membuat Rambut Mudah Rontok pada Wanita

1. Memakai ikat rambut dengan ketat

Sahabat Fimela boleh saja membuat berbagai model rambut yang menarik seperti bentuk kepang dan kuncir kuda. Namun, saat mengikat rambut, usahakan ikat rambut jangan terlalu ketat. Bentuk kepang dan kuncir kuda dengan cara yang ketat bisa memberikan tekanan pada rambut dan kulit kepala. Itulah sebabnya bisa mengakibatkan kondisi alopecia traksi, dimana tarikan rambut yang dilakukan secara terus-menerus menyebabkan kerontokan pada rambut. Apabila mengikat rambut dengan ketat dilakukan secara berulang, rambut dapat mudah rontok seiring berjalannya waktu. Sebenarnya, mengikat rambut dengan ketat bukanlah masalah besar, tetapi penting bagi kita untuk memberi istirahat pada rambut dan kulit kepada.

2. Jarang mencuci rambut

Beberapa orang mengatakan bahwa mencuci rambut hanya sekali dalam seminggu bisa menjadi sehat. Namun, hal itu justru sangat bertentangan dengan kenyataannya. Terlalu sering melewatkan keramas bisa berpotensi buruk bagi kesehatan rambut dan kulit kepada. Faktanya, rambut tumbuh dari folikel di kulit kepala. Apabila folikel tersumbat atau mengalami peradangan yang disebabkan oleh penumpukan minyak serta kotoran bisa mengakibatkan folikel tidak berfungsi dengan baik. Folikel rambut yang tidak sehat dapat menyebabkan kerontokan pada rambut. Sebaiknya, orang yang memiliki rambut tipis bisa mencuci rambut setiap dua hari sekali. Sebaliknya, orang yang memiliki rambut keriting atau kasar bisa mencuci rambut lebih jarang.

3. Menyisir rambut basah dengan kasar

Kondisi saat rambut masih basah dapat membuatnya lebih mudah patah. Dengan menyikat atau menyisir rambut basah bisa menyebabkan helaian pada rambut patah dan bercabang. Sebaiknya, selama rambut masih basah, hindari untuk menyisir terlebih dahulu. Bahkan, tidur dalam keadaan rambut yang basah juga dapat menyebabkan kerusakan. Hal itu disebabkan oleh gesekan dari sarung bantal yang dapat mematahkan helaian rambut basah. 

4. Terlalu sering menggunakan alat penata rambut

Apabila Sahabat Fimela sering menggunakan hair dryer, hair curler, dan hair straightener dapat menyebabkan kerusakan pada rambut. Hal itu disebabkan oleh panas yang tinggi dari berbagai alat tersebut. Dengan melakukan hal itu setiap hari, kutila pada rambut bisa menjadi rusak sehingga menyebabkan rambut mudah bercabang atau patah. Cara yang tepat untuk meminimalisir rambut yang bercabang adalah menggunakan alat penata rambut dengan suhu yang rendah hingga sedang. Sebaiknya hindari juga menahan rambut lebih lama selama menggunakan alat penata rambut untuk meminimalisir kerusakan akibat panas.

5. Melakukan diet yang ketat

Jika kita melihat secara sekilas, mungkin merasa bahwa tidak ada kaitannya antara diet dan rambut. Namun, sama seperti bagian tubuh lainnya, rambut juga membutuhkan kalori yang cukup dan berbagai nutrisi yang tepat agar tetap sehat. Itulah sebabnya diet ketat yang menyebabkan penurunan kalori dan nutrisi bisa mempengaruhi kerontokan pada rambut. Saat melakukan diet ketat, kalori pada tubuh dapat berkurang drastis. Bahkan, beberapa nutrisi yang penting untuk rambut juga ikut terserap, seperti asam amino, B12, asam lemak esensial, besi, dan selenium. Jika ingin rambut tetap sehat, perlu merawatnya dengan cara yang tepat.

Menjaga kesehatan rambut sangat penting agar terhindar dari masalah kerontokan. Meskipun faktor seperti genetik, kondisi kesehatan, dan perubahan hormon dapat mempengaruhi kerontokan rambut pada wanita, kebiasaan sehari-hari juga memiliki peran besar terhadap kesehatan rambut. Beberapa rutinitas yang tampak sepele, seperti mengikat rambut terlalu ketat, jarang mencuci rambut, menyisir rambut basah secara kasar, terlalu sering menggunakan alat penata rambut bersuhu panas, dan menjalani diet yang terlalu ketat dapat menyebabkan rambut menjadi mudah rontok. Oleh sebab itu, Sahabat Fimela bisa menerapkan perawatan rambut yang tepat dan menjaga pola hidup yang seimbang agar rambut tetap sehat, kuat, dan tidak mudah rusak. 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

  • hilya Kamila
  • Anisha Saktian Putri

    Editor

    Anisha Saktian Putri
Read Entire Article
Beauty |