Kenali Penyebab Jerawat Hormonal di Area Rahang

14 hours ago 11

Fimela.com, Jakarta - Jerawat hormonal yang muncul di area rahang menjadi salah satu masalah kulit yang cukup umum dialami, terutama ketika terjadi perubahan hormon dalam tubuh. Jerawat jenis ini biasanya terlihat sebagai benjolan merah yang terasa nyeri, muncul berulang, dan sering membutuhkan waktu lebih lama untuk membaik.

Dilansir dari Cleveland Clinic, perubahan hormon dapat memengaruhi produksi minyak alami pada kulit. Ketika produksi minyak meningkat, pori-pori dapat lebih mudah tersumbat oleh sel kulit mati dan bakteri sehingga memicu munculnya jerawat.

Selain faktor hormon, beberapa kondisi seperti stres, kurang tidur, serta perubahan rutinitas sehari-hari juga dapat memperburuk kondisi kulit. Area rahang dan dagu menjadi bagian yang sering mengalami jerawat hormonal karena area tersebut cukup responsif terhadap perubahan kadar hormon tertentu.

Memahami penyebab jerawat hormonal di area rahang menjadi langkah awal untuk menentukan perawatan yang sesuai. Dengan mengenali faktor pemicunya, perawatan kulit dapat dilakukan secara lebih terarah dan tidak hanya berfokus pada mengatasi jerawat yang sedang muncul.

Gunakan Skincare dengan Kandungan yang Tepat untuk Jerawat Hormonal

Skincare untuk jerawat hormonal di area rahang perlu dipilih dengan kandungan yang sesuai agar tidak memperburuk kondisi kulit. Beberapa bahan aktif seperti salicylic acid, retinoid, dan benzoyl peroxide diketahui dapat membantu merawat kulit berjerawat dengan cara membersihkan pori-pori serta mengurangi peradangan.

Dilansir dari Mayo Clinic, penggunaan obat atau produk perawatan jerawat perlu disesuaikan dengan tingkat keparahan dan kondisi kulit masing-masing. Selain menggunakan produk yang tepat, menjaga rutinitas dasar seperti membersihkan wajah secara lembut, memakai pelembap, dan menggunakan sunscreen juga penting untuk menjaga kesehatan kulit.

Tidak hanya perawatan dari luar, kebiasaan sehari-hari juga dapat memengaruhi kondisi jerawat. Dilansir Harvard Health Publishing, stres dapat memengaruhi hormon tertentu yang berhubungan dengan produksi minyak pada kulit. Karena itu, tidur cukup, mengelola stres, dan menjaga pola hidup sehat dapat membantu mendukung perawatan jerawat hormonal.

Selain itu, memperhatikan pola makan, menjaga kebersihan wajah, serta memilih produk skincare yang sesuai dengan kondisi kulit juga menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko munculnya jerawat di area rahang. Hindari kebiasaan menyentuh wajah terlalu sering karena tangan dapat membawa kotoran dan bakteri yang berpotensi memperparah peradangan. Penggunaan produk yang terlalu keras juga sebaiknya dihindari karena dapat membuat lapisan pelindung kulit terganggu.

Hindari Kebiasaan yang Membuat Jerawat Hormonal Semakin Parah

Jerawat hormonal di area rahang membutuhkan perawatan yang konsisten karena sering muncul kembali akibat perubahan hormon dalam tubuh. Selain menggunakan skincare yang tepat, penting juga untuk menghindari kebiasaan yang dapat memperburuk kondisi kulit.

Beberapa kebiasaan yang sebaiknya dihindari antara lain: 

  1. Memencet jerawat: dapat meningkatkan risiko peradangan dan menyebabkan bekas jerawat lebih sulit hilang.
  2. Menggunakan terlalu banyak produk skincare: mencoba banyak produk sekaligus dapat membuat kulit mengalami iritasi.
  3. Sering menyentuh wajah: tangan yang kurang bersih dapat memindahkan kotoran dan bakteri ke kulit.

Dilansir dari NHS (National Health Service), jerawat yang tidak membaik dengan perawatan mandiri atau semakin parah sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter. Penanganan dari dokter kulit dapat membantu menentukan perawatan yang sesuai berdasarkan kondisi kulit. Sahabat Fimela, menjaga konsistensi perawatan dan memahami kebutuhan kulit menjadi langkah penting agar jerawat hormonal dapat lebih terkontrol.

Selain itu, hindari mencoba terlalu banyak produk dalam waktu bersamaan karena dapat membuat kulit semakin sensitif. Perubahan kecil dalam rutinitas harian juga dapat membantu menjaga keseimbangan kulit.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

  • Eastara Vigaska
  • Vinsensia Dianawanti

    Editor

    Vinsensia Dianawanti
Read Entire Article
Beauty |