:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3191539/original/097586600_1595840733-radu-florin-5QUdx2QujlU-unsplash.jpg)
Fimela.com, Jakarta - Bagi generasi yang tumbuh bersama TikTok dan Instagram, mencari inspirasi makeup mungkin cukup dengan membuka media sosial. Dalam hitungan detik, berbagai tren kecantikan terbaru bisa ditemukan, mulai dari glass skin, blush draping, hingga berbagai teknik makeup yang viral.
Namun, menariknya, inspirasi Gen Z ternyata tidak selalu datang dari tren yang baru muncul. Di tengah derasnya arus konten beauty, generasi ini justru semakin sering menoleh ke masa lalu. Gaya rambut, fashion, hingga makeup era 1960-an, 1970-an, 1980-an, dan 1990-an kembali mendapatkan tempat dalam estetika masa kini.
Makeup yang dahulu mungkin dianggap jadul atau bahkan kuno kini justru memiliki daya tarik tersendiri. Warna lipstik klasik, riasan mata yang lebih tegas, alis dengan bentuk khas zamannya, hingga kemasan kosmetik vintage kembali menjadi sumber inspirasi.
Salah satu alasan mengapa estetika masa lalu kembali populer adalah karakter visualnya yang kuat. Berbeda dari tren kecantikan yang terkadang cepat berganti, gaya vintage menawarkan identitas yang lebih spesifik dan mudah dikenali.
Ketika Tren Lama Kembali dengan Wajah Baru
![[Fimela] Makeup Brush](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/JSLU_JwLhzMelRONADjhI-HMk60=/0x333:6570x4036/640x360/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3034503/original/006972700_1580200408-brandless-a7PzXKoZLOU-unsplash.jpg)
Gen Z pun tidak selalu mengadopsi sebuah tren secara utuh. Mereka cenderung mengambil elemen tertentu dari masa lalu, kemudian menggabungkannya dengan teknik dan produk modern. Lipstik merah klasik, misalnya, dapat dipadukan dengan complexion yang lebih ringan dan glowing. Sementara gaya eyeliner khas era tertentu bisa diaplikasikan dengan produk masa kini untuk menghasilkan tampilan yang tetap relevan.
Dengan kata lain, kembali ke masa lalu bukan berarti harus berdandan persis seperti perempuan beberapa dekade lalu. Justru di tangan generasi baru, estetika tersebut mendapatkan interpretasi yang berbeda. Sebelum tren kecantikan berpindah dari satu video ke video berikutnya di media sosial, majalah menjadi salah satu sumber utama bagi perempuan untuk mendapatkan inspirasi berdandan.
Foto editorial, iklan kosmetik, artikel kecantikan, hingga produk makeup yang ditampilkan di dalamnya menjadi bagian dari dokumentasi bagaimana standar dan selera kecantikan berubah dari waktu ke waktu.
Hal tersebut membuat kosmetik dan publikasi kecantikan lama memiliki nilai lebih dari sekadar benda vintage. Di dalamnya tersimpan cerita mengenai sebuah generasi—bagaimana perempuan mengenal kecantikan, produk apa yang digunakan, serta gaya seperti apa yang dianggap menarik pada masanya.
Jika media sosial saat ini menjadi ruang untuk melihat beauty trends secara real time, arsip kecantikan dapat menjadi semacam “beauty trends before TikTok” yang memperlihatkan perjalanan panjang tersebut.
Melihat Kecantikan Sebelum Era Media Sosial
Perjalanan itulah yang coba dihadirkan melalui HYAS: Makeup Through the Ages, pameran perdana yang mengangkat sejarah dan warisan kecantikan Indonesia. Digelar di SPAC8, ASHTA, Jakarta, pada 4–6 September 2026, HYAS menghadirkan hingga 200 majalah vintage, 100 buku langka, serta berbagai produk legendaris yang dikumpulkan melalui proses riset selama sembilan bulan.
Melalui arsip tersebut, pengunjung dapat melihat bagaimana kecantikan Indonesia berkembang dari masa ke masa. Bukan hanya soal produk yang digunakan, tetapi juga bagaimana perubahan zaman ikut memengaruhi cara perempuan Indonesia memandang dan mengekspresikan kecantikan.
Di sinilah daya tariknya bagi generasi masa kini. Apa yang sebelumnya mungkin hanya dianggap sebagai barang lama dapat dilihat kembali sebagai sumber inspirasi visual. Kemasan kosmetik yang dulu tersimpan di meja rias, foto makeup dari majalah lama, hingga tren yang pernah populer dapat kembali dibaca dalam konteks yang berbeda.
Ketertarikan Gen Z terhadap vintage beauty juga menunjukkan bahwa nostalgia kini tidak selalu berarti kembali sepenuhnya ke masa lalu.
Generasi baru justru memiliki kebebasan untuk memilih bagian mana yang ingin mereka hidupkan kembali. Mereka dapat mengambil warna, tekstur, bentuk, atau teknik dari era tertentu, kemudian menciptakan tampilan yang sesuai dengan karakter mereka sendiri.
Fenomena ini membuat makeup jadul terasa lebih relevan. Alih-alih menjadi reproduksi masa lalu, vintage makeup berubah menjadi bentuk eksperimen dan ekspresi diri.
Merekam Perjalanan Kecantikan Indonesia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343774/original/028690400_1788886428-WhatsApp_Image_2026-09-08_at_19.56.13.jpeg)
Dalam perjalanan panjang tersebut, Mustika Ratu menjadi salah satu nama yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah industri kecantikan Indonesia.
Didirikan oleh BRA Mooryati Soedibyo pada 1973, perjalanan Mustika Ratu bermula dari garasi rumah dengan membawa semangat untuk mengangkat kekayaan tradisi, jamu, bahan alam, dan pengetahuan kecantikan Indonesia. Lebih dari lima dekade kemudian, warisan tersebut terus berkembang seiring perubahan zaman.
Dalam gelaran HYAS, Mustika Ratu turut berpartisipasi dengan menghadirkan arsip produk makeup dan dokumen bersejarah, sekaligus mengadakan sejumlah workshop kecantikan untuk Gen Z menggunakan produk-produk yang menjadi bagian dari perjalanan brand.
Kehadiran Mustika Ratu di tengah pameran ini pun memperlihatkan bagaimana produk kecantikan lokal ikut menjadi saksi perubahan selera perempuan Indonesia. Apa yang dahulu menjadi bagian dari rutinitas kecantikan generasi sebelumnya kini dapat dilihat kembali oleh generasi muda dengan perspektif yang berbeda.
Bagi Mustika Ratu, heritage bukan sesuatu yang hanya disimpan sebagai kenangan. Warisan justru dapat menjadi sumber inspirasi untuk menciptakan sesuatu yang relevan dengan zaman.
Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3538824/original/011641300_1628789374-Ilustrasi_perawatan_kecantikan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9343611/original/064019800_1788862767-pexels-lespa-s-1-v-di-u-tr-m-n-nam-s-o-r-3370719-5042588.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9343746/original/013988800_1788880455-Screenshot_2026-09-08_220713.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9343288/original/076817500_1788849958-1_model.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9342559/original/075634200_1788775538-WhatsApp_Image_2026-09-07_at_16.58.35.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9342296/original/084814700_1788764209-IMG_2610.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9342326/original/069447800_1788765521-IMG_2611.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9342392/original/076135500_1788767943-Depositphotos_809085114_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9341710/original/074092500_1788676955-IMG_1500.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5013661/original/095041100_1732075623-tips-wajah-glowing-alami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9340356/original/084226200_1788503762-WhatsApp_Image_2026-09-04_at_13.07.59.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4558824/original/024201100_1693478784-taylor-heery-7tz7I7naQ8c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9340722/original/062465300_1788515291-barbara-krysztofiak-SfkPaoE_i34-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9340454/original/023023800_1788506852-pexels-anntarazevich-6560262.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9340076/original/080743600_1788476521-Screenshot_2026-09-04_055215.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9339694/original/018513300_1788425476-WhatsApp_Image_2026-09-03_at_15.44.42.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3361958/original/007623600_1611818650-woman-home-applying-cream-mask_1303-24618.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9338680/original/039011700_1788337683-valentines-day-still-life-design.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9338538/original/096175300_1788332809-woman-with-eyelashes-extension-posing-side-view.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7255372/original/025438500_1780041324-pexels-ron-lach-8128674.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5789967/original/077739300_1778692695-SnapInsta.to_698830360_18105211082587664_2354486497880493415_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552342/original/026787000_1775807450-azerbaijan_stockers.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6194098/original/066773500_1779073791-IMG_9311_1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7010082/original/065337800_1779782136-P1337418.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7012572/original/096483000_1779785076-SnapInsta.to_708088300_18098830103128293_5616379214514834008_n__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5706459/original/045544100_1778589438-ilustrasi-gaya-rambut-simpel-pesta-004-kun-sila-ananda.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5748553/original/084286800_1778648344-IMG_9206.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6488247/original/076917100_1779346803-SnapInsta.to_702077562_18542238208070073_7001456764111801777_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502288/original/051555400_1770976016-beautiful-woman-taking-care-herself.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5283676/original/093627000_1752562591-front-view-beautiful-female-hairdresser-white-t-shirt-black-cape-with-brushes-with-washed-hair-drying-her-hair-posing-smiling-yellow-background-stylist-barber-hair.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2052664/original/097756200_1522772524-ooo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5385546/original/098829300_1760935927-IMG-20251020-WA0013.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5914692/original/061587000_1778813234-Depositphotos_574036656_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7905904/original/051609000_1780736442-SnapInsta.to_715412547_18470216731105672_357681130861160461_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5330604/original/027799700_1756364205-Gemini_Generated_Image_rb6de8rb6de8rb6d.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8256154/original/044733400_1781149139-WhatsApp_Image_2026-06-11_at_10.30.09__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528806/original/017244800_1773295664-medium-shot-woman-practicing-selfcare__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5369480/original/004014000_1759471957-woman-using-beauty-cream-spa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8259432/original/089878000_1781500785-Depositphotos_431335604_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5851953/original/010015000_1778753029-pexels-miriam-alonso-7622578.jpg)