Treatment Wajah yang Aman Dilakukan Saat Puasa untuk Kulit Sehat

17 hours ago 14

ringkasan

  • Puasa dapat menyebabkan kulit kering dan kusam akibat perubahan pola makan.
  • Hidrasi dan perawatan yang tepat penting untuk menjaga kesehatan kulit selama Ramadan.
  • Perawatan non-invasif dan menghidrasi lebih disarankan selama puasa.

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, puasa tidak hanya berdampak pada tubuh, tetapi juga pada kulit kita. Selama bulan Ramadan, perubahan pola makan dan hidrasi dapat memengaruhi kondisi kulit, membuatnya lebih kering dan kusam. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui treatment wajah yang aman dilakukan saat puasa agar kulit tetap sehat dan bercahaya.

Puasa dapat menyebabkan penurunan hidrasi dan perubahan pada fungsi skin barrier. Hal ini dapat membuat kulit tampak lelah dan berisiko mengalami jerawat. Namun, dengan perawatan yang tepat, kamu bisa menjaga kesehatan kulitmu selama bulan suci ini.

Dalam artikel ini, kami akan membahas berbagai treatment wajah yang aman dilakukan saat puasa, berdasarkan rekomendasi dari para ahli dermatologi. Mari kita simak bersama!

Dampak Puasa pada Kulit

Selama puasa, tubuh mengalami beberapa perubahan fisiologis yang dapat memengaruhi kulit, seperti:

  • Penurunan hidrasi di siang hari.
  • Perubahan siklus tidur yang dapat mempengaruhi regenerasi kulit.
  • Peningkatan sensitivitas dan risiko jerawat akibat perubahan pola makan.

Oleh karena itu, penting untuk menjaga hidrasi dan merawat kulit dengan baik selama bulan Ramadan.

Rekomendasi Perawatan Kulit Selama Puasa

Berikut adalah beberapa rekomendasi perawatan kulit yang dapat kamu lakukan selama puasa:

  • Prioritaskan Hidrasi: Pastikan untuk minum banyak air antara waktu berbuka dan sahur. Gunakan pelembap yang mengandung asam hialuronat dan ceramide untuk menjaga skin barrier.
  • Sederhanakan Rutinitas: Pilih produk perawatan yang sederhana dan fokus pada pembersihan, hidrasi, dan perlindungan dari sinar matahari.
  • Hindari Produk yang Mengiritasi: Jangan gunakan produk baru yang berpotensi mengiritasi kulit, seperti retinoid atau eksfolian, selama Ramadan.

Perawatan Wajah Profesional yang Aman

Jika kamu ingin melakukan perawatan wajah profesional selama puasa, berikut adalah beberapa pilihan yang aman:

  • Perawatan Non-Invasif: Pilih perawatan seperti Nithya Collagen Treatment atau microneedling yang memiliki risiko minimal dan hasil alami.
  • Perawatan yang Menghidrasi: Pertimbangkan untuk melakukan hydrating facials atau mild chemical peels yang dapat memberikan kelembapan dan mencerahkan kulit.
  • Waktu Pelaksanaan: Jadwalkan perawatan setelah Iftar untuk memastikan tubuh terhidrasi dengan baik.

Perawatan yang Perlu Dihindari

Beberapa perawatan wajah sebaiknya dihindari selama puasa, antara lain:

  • Perawatan yang Melibatkan Uap: Menghirup uap dapat membatalkan puasa, jadi sebaiknya hindari perawatan ini.
  • Perawatan Intensif: Prosedur seperti dermal fillers atau resurfacing yang kuat sebaiknya dilakukan di luar waktu puasa karena dapat menyebabkan iritasi.

Dengan menjaga hidrasi dan memilih treatment yang tepat, kulitmu tetap bisa sehat dan bercahaya selama bulan Ramadan. Jangan lupa untuk melindungi kulit dari sinar matahari dengan menggunakan tabir surya setiap kali keluar rumah. Dengan perawatan yang tepat, kamu akan tetap percaya diri menjalani berbagai aktivitas selama bulan suci ini.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Read Entire Article
Beauty |